Pendidikan ● 18 November 2025 ● Dibuat oleh admin
Bawean, 18 November 2025 — Bullying merupakan perilaku agresif yang dapat berupa kekerasan fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying. Fenomena ini dapat terjadi di berbagai jenjang pendidikan, terutama di lingkungan sekolah.
Sebagai upaya menekan perilaku perundungan, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif melaksanakan sosialisasi mengenai bahaya kenakalan remaja di SMA Negeri 1 Sangkapura pada Senin (18/11/25).
Dalam sambutannya, Wabup Alif menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai bahaya perundungan.
"Bullying adalah perilaku yang tidak menyenangkan, baik secara verbal maupun sosial, termasuk di dunia maya, yang dapat membuat seseorang merasa tertekan. Tindakan ini dapat dilakukan oleh individu maupun kelompok. Kami ingin memastikan para siswa dapat belajar dengan gembira tanpa rasa takut, sehingga tumbuh menjadi generasi berkarakter baik dan saling menghargai," ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap para siswa SMA Negeri 1 Sangkapura mampu menggunakan media sosial secara bijak dan beretika. Ia menekankan bahwa media sosial seperti Instagram, YouTube, X, dan TikTok memiliki daya tarik yang kuat bagi remaja.
"Melalui sosialisasi ini, kami berharap anak-anak mampu membentengi diri agar tidak terjebak dan tergerus oleh derasnya arus informasi serta berbagai pengaruh negatif," tambahnya.
Pria berkacamata tersebut juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap berita hoaks, yakni informasi atau kabar bohong yang dapat menyesatkan.
"Sebagai generasi muda, kalian harus mampu mengenali berita hoaks dan turut menghadirkan konten edukatif yang positif bagi masyarakat," tegasnya.
Ia berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat memahami cara bermedia sosial yang positif dan terus bersinergi dengan pihak berwenang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat.