umum ● 15 Januari 2026 ● Dibuat oleh admin
Gresik, 14 Januari 2026 — Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menjadi keynote speaker dalam kegiatan Forum Bisnis UMG-NEXUS 2026 yang digelar di Hall Sang Pencerah, Gedung I Lantai 8 Universitas Muhammadiyah Gresik, Rabu (14/1/2026).
Forum bisnis yang mengusung tema “The Gateway to 2026: Integrating Academic Excellence with Industrial Power” ini menjadi wadah strategis kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan inovasi di Kabupaten Gresik.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Asluchul Alif menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah daerah dalam menghadapi transformasi Kabupaten Gresik menjadi pusat gravitasi industri. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan visi bersama komitmen mewujudkan Gresik SEGER, yaitu Gresik yang Sejahtera, Elok, Berdaya, Amanah, dan Religius.
“Kabupaten Gresik saat ini telah bertransformasi menjadi pusat gravitasi industri, baik nasional maupun internasional. Kemajuan dan percepatan industri harus dibarengi dengan pemberdayaan potensi lokal dan sinergi bersama. Inilah esensi dari semangat Gresik baru. Semangat kolaborasi, keterbukaan, dan inovasi untuk memastikan kemajuan daerah yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Wabup memberikan apresiasi kepada UMG atas inisiatif penyelenggaraan forum ini. Beliau berpesan, generasi muda harus dipersiapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan inovatif terhadap kebutuhan industri, sebagaimana NEXUS adalah pusat koneksi.
“UMG-NEXUS ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan, inovasi, dan jejaring. Pemerintah Kabupaten Gresik tentu mendukung penuh kolaborasi seperti ini karena sejalan dengan upaya mencetak SDM unggul dan berdaya saing, utamanya dari potensi lokal,” imbuhnya.
Selain Wabup Gresik, kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah tokoh sebagai pembicara, di antaranya Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Prof. Dr. Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd., serta para narasumber dari kalangan profesional dan praktisi industri nasional.
Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Prof. Khoirul Anwar, dalam sambutan pembukanya memaparkan visi UMG yang telah direpresentasikan.
“Kami mewakili rektor mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas undangan yang hadir. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang luar biasa bagi Universitas Muhammadiyah Gresik. Di mana ada gagasan-gagasan baru yang bisa didiskusikan, yang sangat relevan dengan visi kita, yang menjadi representasi pada visi kami.
- Selalu meyakini ajaran Allah melalui Rasul, berdakwah dalam informasi baik.
- Responsif terhadap lingkungan.
- Learning, terus menerus belajar.”
“Jalan pagi belum sempat sarapan, menuju kampus UMG melewati jalur yang asri. Sinergi akademik dengan industri akan memberikan kekuatan, menjadi jejak emas menuju negeri yang mandiri,” tutupnya dengan pantun.
Forum berjalan dengan penampilan tari Wonderland Indonesia dari Himpunan Mahasiswa Akuntansi, penyerahan penghargaan, dan penandatanganan kerja sama antara industri-industri nasional dan UMG.
Forum ini diharapkan mampu mendorong lahirnya ide-ide kolaboratif, memperluas jejaring bisnis, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak inovasi daerah. (azz)