Pemerintahan ● 20 November 2025 ● Dibuat oleh admin
Gresik 20 November 2025 - Pasar murah kembali digelar di Kabupaten Gresik. Program ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun. Kegiatan yang terlaksana berkat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gresik dan Bakorwil II Bojonegoro ini berlangsung di Balai Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, pada Kamis (20/11). Pasar murah ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, hadir meninjau jalannya kegiatan. Ia berkeliling area pasar, menyapa warga, sekaligus memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan akses belanja dengan harga terjangkau.
“Kami ingin masyarakat dapat menjangkau pasar murah ini. Meskipun inflasi di Kabupaten Gresik relatif terkendali, kami berharap stabilitas harga tetap terjaga hingga akhir tahun,” ujarnya.
Pasar murah di Desa Yosowilangun menyediakan berbagai bahan pokok dan produk UMKM binaan desa, dengan harga yang lebih rendah dari harga pasaran. Beberapa komoditas yang dijual meliputi:
* Beras premium Rp14.600/kg
* Beras medium Rp11.000/kg
* Minyak goreng Rp15.000/liter
* Tepung terigu Rp10.000/kg
* Gula pasir Rp16.000/kg
* Telur ayam ras Rp24.000/kg
* Bawang putih Rp7.000/250 gr
* Bawang merah Rp8.000/250 gr
Tingginya minat masyarakat terlihat dari antrean yang sudah mengular sejak pagi. Rita (52) salah satu warga yang datang lebih awal, mengaku sangat terbantu dengan selisih harga yang cukup besar dibandingkan harga pasar.
“Harga telur di pasar terakhir Rp28.000, di sini cuma Rp24.000. Beras premium di pasar Rp80.000, di sini hanya Rp73.000. Pokoknya sangat membantu bagi ibu rumah tangga seperti saya,” ungkapnya.
Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Agung Subagyo, menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar murah merupakan arahan Gubernur Jawa Timur sebagai langkah stabilisasi harga di delapan kabupaten/kota. Masing-masing daerah mendapat dua titik pelaksanaan.
“Di Kabupaten Gresik, pasar murah digelar di Desa Banjarsari pada hari pertama dan di Desa Yosowilangun pada hari ini. Antusiasme warga sangat baik, bahkan 200 paket sembako pada hari sebelumnya sudah habis terjual,” jelasnya.
Pasar murah di Yosowilangun menjadi penutup rangkaian kegiatan pasar murah Provinsi Jawa Timur tahun 2025, sekaligus menguatkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.