Pemerintahan ● 13 November 2025 ● Dibuat oleh admin
Gresik, 13 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar CSR Award 2025 dengan tema “CSR Innovation Program Sustainable Development Growth” di Hotel Aston Gresik, Kamis (13/11).
Kegiatan ini menjadi agenda tahunan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gresik.
Dalam arahannya, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa CSR bukanlah bentuk belas kasihan (charity), melainkan tanggung jawab sosial yang diatur oleh regulasi negara.
“Tidak ada perusahaan yang akan tumbuh di lingkungan yang gagal. Kondusivitas dan kepedulian sosial harus kita bangun bersama. Pemerintah hadir untuk menciptakan ekosistem yang inklusif, bersinergi, dan bergotong royong memajukan Gresik,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, CSR seharusnya memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, bukan hanya terfokus di satu wilayah atau kelompok tertentu. Program CSR perlu disinergikan dengan berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, sosial, olahraga, seni, dan infrastruktur agar mendukung sustainable development growth.
Pemerintah Kabupaten Gresik juga siap memfasilitasi forum dan sekretariat CSR untuk memperkuat koordinasi antar perusahaan dan pemangku kepentingan.
Kepala Bappeda Kabupaten Gresik, Edy Hadisiswoyo, menjelaskan bahwa penyelenggaraan CSR Award tahun ini berlandaskan pada Peraturan Daerah Nomor 23 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP), serta Peraturan Bupati Gresik Nomor 92 Tahun 2021 tentang Pedoman TJSLP di Kabupaten Gresik.
Tujuan kegiatan ini antara lain untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan dalam penyusunan program CSR tahun 2026, meningkatkan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, serta memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah aktif melaksanakan tanggung jawab sosialnya.
Dari total 639 perusahaan yang terdaftar di Kabupaten Gresik pada tahun 2025, tercatat 52 perusahaan telah melaporkan dan melaksanakan program CSR secara terukur dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 175 peserta, terdiri dari 28 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 130 perwakilan perusahaan, dan 17 tim tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TJSLP).
Dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Ahmad Wasil Miftahurahman, turut memaparkan prioritas program tahun 2026 dengan konsep pentahelix yang menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar pihak, serta menegaskan bahwa CSR bukanlah sumbangan, melainkan kewajiban perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan.
Sementara itu, perwakilan Forum CSR Kabupaten Gresik, Subalih, menyoroti pentingnya sinkronisasi dan pemetaan pelaksanaan CSR agar tidak tumpang tindih di satu wilayah saja. Ia juga mendorong agar forum CSR kembali diaktifkan sebagai ruang komunikasi dan koordinasi bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
Pada akhir acara, penghargaan CSR Award 2025 diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., MHP., kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berkontribusi dan berinovasi dalam pelaksanaan program CSR berkelanjutan di Kabupaten Gresik.