Pemerintahan ● 22 September 2025 ● Dibuat oleh admin
Gresik, 22 September 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Perikanan mendukung penuh langkah Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) atau Badan Mutu KKP Surabaya II dalam menggelar Kampanye Makan Udang Aman di tambak tradisional Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Senin (22/9).
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan konsumsi udang domestik sebagai sumber protein sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terkait isu keamanan pangan laut.
Kegiatan ini diikuti berbagai pihak, mulai dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Gresik, KPP Bea Cukai TMP B Gresik, Satuan Pengawasan PSDKP, perangkat Kecamatan Ujungpangkah, Pemerintah Desa Pangkahwetan, para petambak, unit pengolahan udang, hingga masyarakat.
Plt. Kepala Badan Mutu KKP Surabaya II, Dudung Daenuri, menyampaikan bahwa kampanye makan udang aman bertujuan memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa udang yang dibudidayakan petambak, diolah, dan dipasarkan di pasar domestik maupun diekspor aman serta berkualitas.
“Terkait isu yang berkembang tentang kontaminasi radioaktif, hal tersebut hanya bersifat kasuistis dan telah ditangani bersama oleh pihak yang berkompeten. Masyarakat tidak perlu khawatir, ayo tetap konsumsi udang karena bergizi tinggi, enak, aman, dan terjamin mutunya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dudung Daenuri juga menekankan pentingnya pengendalian mutu hasil perikanan dari hulu hingga hilir secara terpadu, baik oleh pelaku usaha maupun instansi terkait. Unit pengolahan udang pun sudah tersertifikasi HACCP, sehingga produk yang dipasarkan baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor terjamin keamanan pangan dan kualitasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, Arip Wicaksono, menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan kepada petambak di Gresik agar tidak menggunakan bahan berbahaya dalam budidaya.
“Pemkab Gresik berkomitmen menjaga kualitas produk udang lokal. Kami mengimbau para petambak agar mengikuti ketentuan budidaya yang baik sehingga udang yang dihasilkan tidak hanya aman dikonsumsi masyarakat tetapi juga memenuhi standar mutu ekspor,” ujarnya.
Selain sebagai kampanye, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata kepada para petambak agar terus melakukan budidaya dengan menerapkan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Dengan demikian, mutu udang tetap terjaga dan kualitasnya mampu bersaing di pasar internasional.
Acara berlangsung di tengah area tambak udang tradisional dengan menyajikan aneka olahan udang yang disantap bersama. Harapannya, kampanye ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk terus mengonsumsi udang, menjaga permintaan pasar tetap tinggi, serta memberi kepastian harga yang stabil bagi petambak.